Sunday, August 14, 2016

Pesona Pantai Bajul Mati Dan Goa Cina Malang

Malang adalah salah satu kota di Indonesia yang dianugerahi tempat-tempat indah seperti, Balekambang, Sendang Biru , Kondang Merak, Bajul Mati dan Goa China. Pastinya anda sudah pernah mendengar beberapa tempat tersebut, atau mungkin sudah pernah mengunjungi semuanya? Ya, dari kelima tempat wisata diatas ada dua tempat wisata yang cukup menarik perhatian saya, yaitu Bajul Mati dan Goa Cina. Ini adalah tempat wisata pantai di Malang yang memiliki cerita dan nilai sejarah tersendiri. Nah, dari namanya sih udah bikin penasaran dan ingin tahu lebih jauh tentang tempat tersebut. Oleh karena itu, saya akan coba mengupasnya sedikit agar kedua tempat ini bisa lebih terkespos lagi oleh wisatawan hehe.Sekilas nama pantai Bajul mati ini cukup aneh, tetapi memang dibalik sebuah nama pasti ada artinya. Nah, untuk pantai ini dinamakan Bajul Mati karena bukit-bukit disekitar pantai tersebut berbentuk memanjang/gugusan dan tampak terlihat seperti buaya mati (atau bajul mati). Tempat wisata ini terletak di desa Bajulmati, kelurahan Gajah Rejo, Kecamatan Gedangan, dan letaknya tidak jauh dari pantai Goa Cina dan Sendang Biru. Jadi kalau anda lagi berkunjung ke Malang, tidak ada salahnya berwisata ke pantai yang satu ini.

Pesona Pantai Bajul Mati Dan Goa Cina Malang

Pesona Pantai Bajul Mati Dan Goa Cina Malang
Pesona Pantai Bajul Mati Dan Goa Cina Malang
Jika diingat lagi, sebenarnya perjalanan ke pantai Bajul Mati dan Goa Cina ini tanpa direncanakan terlebih dulu, tetapi karena waktu itu saya ada perlu di Malang, ya ga ada salahnya liburan sekalian. Tepatnya Pertengahan Januari kemarin, saya ada urusan kerjaan di Malang selama 2 minggu. Untuk perjalanan untungnya ga perlu repot, karena semuanya sudah di urus kantor hehehe. Namun, untuk urusan tiket pesawatnya saya sempat agak sedikit bingung, karena bentuknya hanya E-tiket yang diprint, tidak seperti tiket biasanya (maklum belum pernah :D). Namun, setelah mendapat penjelasan ternyata kantor pesan tiketnya dari layanan booking tiket pesawat online. Heemmm…ada juga ya ternyata yang seperti ini, ternyata saya ketinggalan jaman juga wkwkwk.
Di Etiketnya, tertera dari Traveloka.com. Ternyata layanan tersebut yang menyediakan pemesanan tiket via online, dan setelah coba tanya sana sini termasuk mbah Google, ternyata Traveloka merupakan layanan pemesanan tiket pesawat secara online terbesar di Indonesia. Sepertinya sih bagus, tapi saya belum sempat mencobanya. Dari testimoni dan feedback dari konsumennya sih termasuk positif, saya bisa dengan mudah menemukan testimoninya di social media, baik Twitter, Facebook, dan selain itu juga banyak blog/website yang bercerita tentang pengalaman wisatanya bersama Traveloka. Rata-rata dari testimoni konsumennya, mereka puas karena harga tiket pesawat di Traveloka paling murah, pelayanannya cepat dan mudah mendapatkan tiketnya. Heemmm…pantes aja kantor saya menggunakannya. Ternyata lebih murah toh hahaha.
Ya sudahlah, sekarang saya akan lanjut lagi ke cerita Bajul Matinya ya. Untuk perjalanan ke tempat wisata ini sendiri sebenarnya dilakukan menjelang akhir tugas di Malang. Kebetulan kerjaannya bisa selesai lebih cepat, jadi saya menyempatkan diri untuk refreshing dulu. Untuk menuju ke pantai Bajul Mati ini membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam atau 80 km, dari kota Malang dengan mengambil arah ke Sumbermanjing. Perjalanannya cukup mengasikkan, dikelilingi pemandangan indah dan tikungan-tikungan yang sangat tajam seperti jalan-jalan di pegunungan. Seru juga kayanya kalau naik motor di jalan itu hehe.
Sesampainya ditempat wisata, saya langsung aja bergegas untuk melihat pantainya, karena sempat terbersit di dalam pikiran saya kalau yang namanya pantai pasti sama saja dengan pantai-pantai lainnya. Tapi pas saya melihatnya…Cuma bisa berukur ke Tuhan Yang Maha Esa atas ciptaannya ini. Karena ternyata pantai ini agak berbeda dengan pantai-pantai lainnya. Kenapa? Jawabannya adalah karena pantai ini bisa dibilang masih alami dan belum tercemar lingkungannya. Wisatawan yang datang ke tempat ini bisa dihitung dengan jari, alias masih sedikit hehe. Tetapi dibalik sepinya pengunjung, pantai ini memiliki keindahan alam yang tidak dimiliki tempat wisata lainnya, yaitu terletak di teluk-teluk yang menghiasi berbagai penjuru pantai.
Tapi sayang, keindahan  alam ini hanya bisa saya lihat saja tanpa bisa ikut merasakannya. Ya, pantai ini termasuk kedalam pantai-pantai yang melarang pengunjungnya untuk berenang karena bagian dari pantai Selatan ini terkenal dengan angin dan ombaknya yang besar. Sempat kecewa sih, tetapi untungnya bagian di sebelah barat pantai yang bisa digunakan untuk bermain air hehe. Ya walaupun tidak bisa berenang, setidaknya bisa mencicipi sedikit untuk bermain air. Lalu apalagi? Apalagi ya, oh ya biaya masuknya yang sangat murah. Cukup Rp. 4000/orang saja, jadi liburan saya kemarin temanya adalah wisata murah hehe.
Pesona Pantai Bajul Mati Dan Goa Cina Malang
Pesona Pantai Bajul Mati Dan Goa Cina Malang
Setelah puas menikmati keindahan pantai Bajulmati, saya mampir sebentar ke Goa Cina, kebetulan jarangnya tidak jauh, cukup 10 menit saja. Dari Bajulmati saya mengarah ke Sumbermanjing wetan, dan ketemu tiga jalan bercabang dan ambil yang tengah sesuai petunjuk jalannya. Perjalanannya cukup berbeda dengan ke Bajul Mati, karena saya harus melewati batu-baru kasar dengan panjang kurang lebih 800 meter. Setelah sampai di tujuan, saya membayar biaya retribusi yang nilainya sama dengan harga masuk ke Bajul Mati, yaitu Rp.4000 per orang. Saya pribadi lebih suka dengan pantai Bajul Mati, karena ternyata di Goca Cina cukup ramai wisatawannya hehe. Ya sebenarnya subjektif sih, tapi memang kebetulan saya suka tempat yang tenang dan tidak ramai untuk menenangkan pikiran dan bersantai sejenak.
Goa Cina ini tampaknya lebih luas area pantainya dibandingkan dengan Bajul Mati, dan pemandangannya dihiasi oleh bebatuan atau gua karang yang sangat besar. Nah, sehubungan dengan namanya, karena konon dahulu goa dipantai ini dijadikan tempat bertapa orang-orang China. Untuk larangannya sama dengan pantai Bajul Mati, yaitu tidak boleh berenang hehehe. Jadi Cuma bisa melihat ombak-ombak besarnya yang menggoda saya pastinya.
Nah itulah sekilas ulasan saya seputar tempat wisata Bajul Mati dan Goa Cina di Malang. Kalau anda lagi berada di Malang atau ingin menenangkan pikiran sejenak, maka pantai Bajul Mati bisa jadi pilihan tempat wisata anda. Selain pemandangannya yang indah, kedua tempat ini memang mempunyai pesona dan ceritanya masing-masing. Jadi gimana, apakah anda sudah merencanakan liburan dalam waktu dekat ini? Kalau belum, jangan ditunda ya hehe.

source : http://www.yoshiwafa.com/pesona-pantai-bajul-mati-dan-goa-cina-malang.html

Pantai Bajulmati


Pantai Bajulmati (dari bahasa JawaBuaya Mati, buaya yang mati) adalah sebuah pantai di pesisir selatan Pulau Jawa yang tepat di berada di Desa GajahrejoKecamatan GedanganKabupaten MalangJawa Timur[1]. Jaraknya sekitar 58 km dari Kota Malang. Jika dari Kota Malang Anda bisa mengambil arah ke Turen lalu berbelok ke selatan menuju Sumbermanjing Wetan dan lurus menuju arah Pantai Sendangbiru. Lalu terdapat pertigaan dengan plakat petunjuk arah ke kanan untuk menuju ke Pantai Bajulmati. Jalannya sudah beraspal tetapi berkelok-kelok karena harus melewati pegunungan. Sekitar tiga kilometer sebelum Pantai Bajulmati jalannya lebih lebar. Bisa juga dengan melalui jalur menuju Pantai Balekambang, sampai terdapat sebuah perempatan, bila lurus akan menuju Balekambang, dan ke kiri akan menuju Bajulmati. Rutenya masih satu jalur dengan Pantai Goa China. Cukup banyak petunjuk arah untuk menuju arah pantai tersebut. Letak kedua pantai ini tidak terlalu jauh. Jarak antara Pantai Bajulmati dan Goa China hanya sekitar 2 kilometer atau sekitar 10 menit perjalanan dengan kendaraan bermotor.
Sebelum memasuki pantai ini terdapat sebuah jembatan sepanjang 90 meter berbentuk setengah lingkaran. Baik ukuran maupun desainnya sangat artistik karena melintang di atas sungai yang lebar, dengan pemandangan bukit-bukit karang dan lautan. Di sini merupakan salah satu tempat favorit pengunjung untuk mengambil foto. Jembatan Bajulmati merupakan salah satu jembatan yang terletak di ruas Jalan Lintas Selatan. Dengan adanya Jalan Lintas Selatan ini berpengaruh terhadap kunjungan ke Bajulmati, karena jika berwisata ke Sendangbiru, pengunjung bisa mampir dahulu ke Bajulmati.
Tidak sampai 10 menit dari jembatan tersebut, Anda akan tiba di Pantai Bajulmati. Untuk memasukinya Anda akan dipungut retribusi sebesar Rp 4.000 per orang. Di Pantai Bajulmati memiliki pasir putih yang masih bersih dengan hamparan bebatuan bebatuan karang yang terlihat begitu menawan. Kelebihan lainnya, Pantai Bajulmati ini mempunyai teluk-teluk yang indah. Pantai ini cukup dalam dan curam sehingga para pengunjung disarankan untuk tidak berenang[2]. Akan tetapi, ada beberapa bagian di bibir pantai di sebelah barat yang dapat Anda gunakan untuk bermain air dengan leluasa, yaitu di sebuah muara sungai. Aliran air di muara tampak tenang dan berwarna kehijauan. Pada hari-hari biasa pantai ini masih agak sepi pengunjung. Terdapat hanya beberapa warung penjual makanan kecil di sekitar pantai. Pantai Bajulmati paling ramai pada saat hari raya Idul Fitri dan hari-hari libur lainnya. Biasanya pada sepekan setelah lebaran terdapat prosesi Larung Ketupat, yang selalu ramai disaksikan pengunjung. Di pantai ini juga sangat tepat untuk berkemah (camping).
Uniknya di tengah-tengah lautan terdapat beberapa pulau karang mirip bukit yang menyembul dari dalam laut. Hal itu membuat panorama pantai kian menarik. Hanya, pantai ini masih sepi pengunjung. Konon pantai ini pertama kali ditemukan pada tahun 1890-an. Saat itu di sekitar pantai ditemukan seekor buaya yang mati, sehingga dinamakan Bajulmati. Menurut pendapat yang lain, dinamakan Bajulmati karena di pantai ini terdapat batu karang panjang yang bentuknya menyerupai seekor buaya. Ketika menjelang malam, saat disapu ombak batu tersebut seakan seekor buaya yang hidup.
Selain menawarkan panorama pantai, di Pantai Bajulmati juga terdapat sebuah gua bernama Goa Wil. Lokasi goa yang masih dalam satu kompleks Pantai Bajulmati itu berada di sisi timur pantai. Untuk menjangkaunya cukup dengan berjalan kaki sekitar 300 meter dari pintu masuk pantai. Posisi goa tepat berada di bawah sebuah bukit karang. Di sekeliling bukit itu dikelilingi ladang kelapa dan ketela pohon yang ditanami warga sekitar. Meski disebut dengan goa, namun tidak ada lubang masuk menjorok cukup dalam. Goa ini lebih tepat disebut sebagai batu karang yang dasarnya terkena abrasi, karena memang seperti dasar bukit yang agak menjorok sedikit. Meski begitu, di lokasi ini dikenal angker oleh penduduk.

source : https://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Bajulmati